pt madina

Sejarah Menara Masjid, Asal Usul dan Simbol Peradaban Islam

sejarah menara masjid

Sejarah Menara Masjid – Dalam arsitektur sebuah masjid terdapat kubah dan menara yang menjadi simbol dari masjid sejak zaman dahulu. Dengan adanya kubah dan menara yang menjadi ciri khas membuat masjid mudah ditemukan dari jarak jauh sekalipun. Tentu dengan adanya ciri khas ini memudahkan umat muslim mudah dalam mencari masjid di suatu daerah tertentu.

Dalam artikel ini kami akan memberi Anda informasi mengenai salah satu arsitektur penting yang menjadi ciri masjid yaitu Menara. Kami akan memberikan informasi lengkap mengenai sejarah menara masjid, asal usul atau asal mula hingga menara yang juga menjadi simbol peradaban islam. Simak sampai habis.

Sejarah menara masjid

Sejarah Menara Masjid

Menara dalam arsitektur masjid sudah menjadi sebuah simbol dan dianggap penting. Menara masjid berfungsi sebagai tempat berkumandangnya adzan yang bertujuan untuk menyeru umat islam agar segera melaksanakan ibadah shalat. Dengan adanya menara masjid suara adzan akan bergema ke seluruh penjuru sehingga maksimal dalam peruntukannya. 

Di Zaman dulu sebelum adanya pengeras suara (speaker), muadzin akan naik ke atas menara untuk mengumandangkan adzan agar terdengar. Tetapi hal itu sudah tidak dilakukan lagi karena seiring berkembangnya zaman dan teknologi semakin maju, muncullah teknologi baru khususnya adalah pengeras suara.

Sejarah penerapan atau penggunaan menara pada sebuah masjid sangat banyak versi nya, berikut kami berikan beberapa versi sejarah menara masjid yang kuat.

1. Zaman Khalifah Muawiyah

Sejarah Menara Masjid di Zaman Khalifah Muawiyah. Banyak yang berpendapat bahwa menara baru diterapkan pada bangunan masjid saat masa pemerintahan Dinasti Muawiyah yang dipimpin oleh Khalifah Muawiyah bin Abu Sufyan. Peristiwa ini terjadi pada rentang waktu tahun 665 Masehi di Kota Basrah. Penerapan menara masjid memiliki tujuan tertentu yaitu untuk menyaingi menara-menara lonceng gereja.

2. Sejarah Menara Masjid Menurut KAC Cresswell

Menurut KAC Creswell sebagai sarjana Inggris yang mengamati dan mengkaji arsitektur islam menyebutkan bahwa pada saat Nabi Muhammad SAW membangun masjid menara belum dikenal.

Semasa Rasulullah SAW hidup seruan adzan dikumandangkan dari sebuah atap rumah atau teras masjid. Bangunan masjid di kala itu belum dilengkapi dengan menara, jadi muadzin akan mengumandangkan adzan di teras masjid tersebut. 

Cresswell juga mengatakan bahwa jejak menara dalam dunia Islam pertama kali ditemukan pada kota Damaskus di kisaran tahun 673 Masehi, 41 tahun setelah Nabi Muhammad SAW wafat.

3. Zaman Khalifah Umar bin Abdul Aziz

Khalifah Umar bin Abdul Aziz pada kisaran tahun 703 M atau tahun 91 Hijriah juga sudah membangun empat menara di tiap sudut Masjid Nabawi. Menara yang dibangun memiliki tinggi mencapai sembilan meter, melalui menara yang dibangun muadzin mengumandangkan adzan untuk memanggil muslim dan muslimah untuk bergegas shalat.

4. Zaman Khalifah Al-Walid

Dalam versi lain menyebutkan, menara masjid pertama kali dibangun pada zaman Khalifah Al-Walid di rentang waktu 705-715 M. Khalifah Al-Walid berasal dari Bani Umayyah yang merupakan pemimpin muslim pertama yang menerapkan unsur menara kedalam arsitektur masjid.

Awal mula pembangunan menara mulai marak diawali saat pemugaran bangunan basilika Santo John yang dirombak menjadi Masjid Agung Damaskus atas perintah Khalifah Al-Walid. Bangunan yang tadinya terdapat dua menara yang difungsikan sebagai penunjuk waktu serta lonceng dirubah menjadi menara masjid. 

Mulai pada kisaran tahun 706 M Khalifah Al-Walid memugar Masjid Nabawi yang berada di kota Madinah. Masjid yang awalnya tidak ada satupun menara diubah menjadi memiliki menara yang bertujuan untuk tempat muadzin mengumandangkan adzan. Semua arsitektur menara dibuat mirip dengan menara masjid yang ada di Damaskus.

Baca artikel lainnya:

Fungsi Menara Masjid

Fungsi Kubah Masjid

Kesimpulan

Itulah beberapa versi sejarah menara masjid yang memiliki dasar kuat. Memang banyak sekali versi perkembangan menara masjid, hal itu sangat wajar karena banyak sekali versi sejarah yang bertebaran. Untuk itu kita sebagai umat islam masa kini harus pintar dalam mencari dan memfilter informasi sejarah, carilah banyak versi dari berbagai sejarah.

Semoga semua informasi yang kami berikan bermanfaat untuk Anda, jika saat ini membutuhkan kontraktor kubah masjid dan kontraktor menara masjid kami siap membantu Anda.

Share:

Related Posts